TEKNIK-TEKNIK
MEMBELAJARKAN MATERI KIMIA
PADA FASE PENDAHULUAN DAN FASE PENUTUP
PADA FASE PENDAHULUAN DAN FASE PENUTUP
Guru harus mempunyai beberapa ketrampilan bagaimana
cara membuka dan menutup pelajaran agar nantinya suasana kelas mampu berjalan
dengan baik.
Membuka Pelajaran (set induction) adalah usaha yang
dilakukan oleh guru dalam kegiatan pengajaran untuk menciptakan prakondisi bagi
siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada pengalaman yang disajikan
sehingga materi dan bahan pelajaran mudah dikuasai. Dengan kata lain, membuka
pelajaran itu adalah mempersiapkan mental dan perhatian siswa agar siswa
terpusat pada hal-hal yang akan dipelajari.
Dalam
otak setiap siswa itu sudah tersedia file - file sesuai dengan pengalaman
masing-masing. Suatu materi pelajaran baru akan mudah diterima di otak kita,
manakala sudah tersedia kapling yang relevan. Demikian juga sebaliknya, materi
pelajaran baru tidak mungkin mudah dicerna manakala behan tersedia File yang
relevan. Sama halnya dengan kerja sebuah komputer, kita akan sulit memasukkan
data seandainya belum tersedia filenya. Oleh sebab itu agar data itu masuk dan
dapat disimpan dahulu perlu disiapkan filenya. Misalnya teori tentang pesawat
terbang, akan sulit diterima manakala diberikan kepada mahasiswa yang belum
mengenal teori tersebut, oleh karena di otak mahasiswa itu belum tersedia file
tentang teori pesawat terbang. Nah, bagaimana agar materi itu mudah diterima?
Tentu saja kita harus membuat file (kapling) tentang hal-hal yang berhubungan
dengan pesawat terbang. lnitah makna dari membuka pelajaran.
Tujuan dan Teknik Membuka Pelajaran
Ada
kewajiban disini yang kadang dilupakan oleh seorang guru yaitu berdoa sebelum
membuka pelajaran. Berdoa adalah awalan yang wajib dilakukan agar system
pelajaran dalam kelas berjalan lancar. Dilanjutkan dengan salam kemudian
menyampaikan apa kabar kepada seluruh murid atau anggota kelas. Motivasi siswa
yang terpancar dari awal merupakan penentu keberhasilan jalannya seluruh
pelajaran. Jangan membuat tegang murid adapun jika ingin menyampaikan
pertannyaan susunlah sebelumnya sebuah pertanyaan yang ringan-ringan saja.
sebab rencana dan persiapan sebelum mengajar dapat menjadi tidak berguna jika
guru gagal dalam memperkenalkan pelajaran. pada tahap ini, guru harus mampu
menumbuhkan motivasi yang baik di didalam kelas.
1. Menarik perhatian siswa, yang dapat dilakukan
dengan :
§ Meyakinkan siswa bahwa materi atau
pengalaman belajar yang akan dilakukan berguna untuk siswa
§ Melakukan hal-hal yang dianggap aneh bagi
siswa misalnya dengan menggunakan alat bantu
§ Melakukan interaksi yang
menyenangkan
2. Menumbuhkan motivasi belajar siswa, yang dapat
dilakukan dengan
§ Membangun suasana alcrab sehingga siswa
merasa dekat, misalnya menyapa dan berkomunikasi secara kekeluargaan.
§ Menimbulkan rasa ingin tahu, misalnya
mengajak siswa untuk mempelajari suatu kasus yang sedang hangat
dibicarakan.
§ Mengaitkan materi yang akan dibicarakan
atau pengalaman belajar yang akan dilakukan dengan kebutuhan siswa.
3. Memberikan acuan atau rambu-rambu tentang
pengajaran yang akan dilakukan, yang dapat dilakukan dengan:
§ Mengemukakan tujuan yang akan dicapai
serta tugas-tugas yang harus dilakukan dalam hubungannya dengan pencapaian
tujuan.
§ Menjelaskan langah-langkah atau tahapan
pengajaran, sehingga siswa memahami apa yang harus dilakukan.
§ Menjelaskan target atau kemampuan yang
harus dirniliki setelah pengajaran berlangsung.
4. Faktor penting lainnya :
§ Mengaitkan Pelajaran dalam kehidupan
sehari-hari : Guru selalu berusaha mengaitkan isi materi pelajaran dengan
kehidupan sehari - hari siswa, tentu hal ini akan membuat pembelajaran lebih
konkrit dan hidup, sehingga mempermudah pemahaman siswa
§ Memberikan Pujian : Memberikan pujian
kepada murid juga dapat membangkitkan motivasi murid. Pujian adalah bentuk
reinforcement yang positif dan memberikan motivasi yang baik bagi siswa.
Pemberiannya juga harus pada waktu yang tepat, sehingga akan memupuk suasana
yang menyenangkan dan mempertinggi motivasi belajar serta sekaligus akan
membangkitkan harga diri.
§ Menampakan Mimik wajah yang ramah : Mimik
wajah yang ramah dan tidak cemberut atau tidak memalingkan muka kepada murid
menjadi dasar yang harus dimiliki oleh seorang guru agar murid merasa lebih
lega dan tidak merasa canggung serta membagkitkan suasana kelas yan lebih
menyenangkan.Memahami kapabilitas murid : Salah satu yang menjadi tantangan
seorang guru adalah membantu siswa memahami relevansi atau aplikasi praktis
dari tugas - tugas pembelajaran yang diberikan. Selain itu yang tidak kalah
penting adalah bahwa tugas yang diberikan haruslah sesuai dengan kapabilitas
mereka. Jika tugas yang diberikan terlalu sulit atau terlalu mudah, mereka
mungkin meakan menghindarinya karena mereka bias saja dibuat pusing atau justru
bosan (Pintrich & Schunk, 2002)
§ Faktor kebersamaan : Peran penting guru
yang lain adalah meyakinkan pada siswa bahwa kita terlibat bersama mereka
disetiap tantangan dan berada “dalam sudut mereka” disetiap saat. Hal ini tentu
saja membutuhkan strategi strategi organisasional dan personal yang fokus pada
nilai dan kekuatan motivasi intrinsik dan dampak positifnya pada prestasi
akademik siswa.
Sebagaimana
cara kerja komputer, manakala kila sudah memasukan data dalam sebuah file, maka
sebelum mengakhiri pekerjaan kita harus menyimpan dengan cara menyimpan data
tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar data tersebut akan menjadi bagian dari
materi yang telah ada sebelumnya. Demikian juga halnya dengan menutup
pelajaran. Menutup pelajaran perlu dilakukan agar pengalaman belajar serta
materi pelajaran yang telah diterima akan menjadi bagian dari keseluruhan
pengalaman siswa. Menutup pelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan
guru untuk mengakhiri pelajaran dengan maksud untuk memberikan gambaran
menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari siswa serta keterkaitannya denuan
pengalaman sebelumnya mengetahui tingkat keberhasilan siswa, serta keberhasilan
guru dalam pelaksanaan proses pengajaran.
§ Merangkum atau membuat garis-garis besar
persoalan yang baru dibahas, sehingga siswa memperolch gambaran yang menyeluruh
dan jelas tentang pokok-pokok persoalan.
§ Mengkonsolidasikan perhatian siswa
terhadap hal-hal yang pokok agar infomiasi yang telah diterima dapat
membangkitkan minat untuk mempelajari lebih lanjut.
§ Mengorganisasikan kegiatan yang telah
dilakukan untuk membentuk pemahaman baru tentang materi yang telah
dipelajarinya
§ Memberikan tindak lanjut serta saran-saran
untuk memperluas wawasan yang berhubungan dengan materi pelajaran yang telah
dibahas.
§ Menutup dengan salam dan do'a.
Problem :
Bagaimana menurut teman-teman , teknik membuka pelajaran seperti apa yang dapat membuat siswa termotivasi dan semangat mengikuti pelajaran di kelas,
juga teknik menutup pelajaran seperti apa , sehingga membuat anak atau peserta didik ingin lagi belajar, atau pelajaran yang disampaikan hari itu terkesan bermakna?

